Category: Featured

  • Begini Semangat Kapolda Metro Gandeng 1.000 Nelayan ‘Jaga Laut Jakarta’ Hingga Pecahkan Rekor MURI

    Begini Semangat Kapolda Metro Gandeng 1.000 Nelayan ‘Jaga Laut Jakarta’ Hingga Pecahkan Rekor MURI

    Jakarta – Polda Metro Jaya menggandeng para nelayan dalam upaya menciptakan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), khususnya di wilayah perairan Jakarta. Melalui program ‘Jaga Laut Jakarta’, 1.000 nelayan berkomitmen untuk mewujudkan keamanan di lautan.

    Program ini diluncurkan oleh Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Asep Edi Suheri yang ditandai dengan Apel Besar Nelayan Kamtibmas. Kegiatan ini berlangsung di Pulau Pramuka, Kepulauan Seribu, yang dihadiri Wakapolda Metro Brigjen Dekananto Eko Purwono, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto, Kapolres Kepulauan Seribu AKBP Argadija Putra, serta Pemerintah Kabupaten Kepulauan Seribu.

    Dalam sambutannya, Irjen Asep Edi Suheri menyampaikan peran penting nelayan sebagai mitra strategis Polri dalam menjaga stabilitas kemanan, terutama di wilayah perairan.

    Kapolda metro Jaya Irjen Asep Edi Suheri memimpin Apel Besar 1.000 Nelayan Kamtibmas di Kepulauan Seribu, Kamis (18/12/2025). Foto: dok. Istimewa
    “Nelayan adalah garda terdepan di laut. Kami mengajak seluruh nelayan kamtibmas untuk bersama-sama menjaga keamanan, keselamatan, dan ketertiban di wilayah perairan Kepulauan Seribu,” ujar Irjen Asep, dalam keterangannya, Kamis (18/12/2025).

    Pada kesempatan itu, Kapolda juga menyerahkan bantuan kepada nelayan berupa 1.000 paket sembako dan 1.000 life jacket sebagai sarana kontak dan bentuk kepedulian Polri terhadap keselamatan nelayan saat melaut.

    “Keselamatan adalah hal utama. Life jacket ini kami harapkan dapat digunakan dengan baik, karena keselamatan nelayan adalah keselamatan keluarga dan masa depan mereka,” ujarnya.


    Polda Metro Jaya menggelar Apel Besar Nelayan Kamtibmas di Kepulauan Seribu, Kamis (18/12/2025). Foto: dok. Polda Metro
    Apel Besar Nelayan Kamtibmas Kepulauan Seribu ini turut mencatatkan Rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) dengan Nomor 12569/R.MURI/XII/2025 untuk kategori Apel Nelayan Kamtibmas dengan jumlah peserta dan perahu terbanyak. Piagam MURI diserahkan kepada Polres Kepulauan Seribu dan Kabupaten Administrasi Kepulauan Seribu.

    Setelah pelaksanaan apel, Kapolda melakukan pemasangan stiker barcode program ‘Jaga Laut Jakarta’ pada kapal nelayan di Dermaga Plaza Kabupaten. Program tersebut menjadi sarana pelaporan cepat dan komunikasi antara nelayan dan kepolisian guna menjaga keamanan laut di wilayah hukum Polda Metro Jaya.

  • Kampung Muara Bahari Jadi Kampung Harapan Bersinar, BNN Hadirkan Pemulihan Terpadu

    Kampung Muara Bahari Jadi Kampung Harapan Bersinar, BNN Hadirkan Pemulihan Terpadu

    Kepala BNN Komjen Suyudi Ario Seto saat mencanangkan Program Kampung Harapan Bersinar di Kampung Muara Bahari, Jakarta Utara, sebagai upaya pemulihan dan pemberantasan narkoba. (Posnews/Ist)

    Kepala BNN Komjen Suyudi Ario Seto saat mencanangkan Program Kampung Harapan Bersinar di Kampung Muara Bahari, Jakarta Utara, sebagai upaya pemulihan dan pemberantasan narkoba. (Posnews/Ist)

     Badan Narkotika Nasional (BNN) resmi mencanangkan Program Pemulihan Kampung Harapan Bersinar di Kampung Muara Bahari, Jakarta Utara.

    Langkah ini menegaskan komitmen BNN memerangi narkotika secara menyeluruh, bukan hanya lewat penegakan hukum, tetapi juga melalui pemulihan sosial dan pemberdayaan masyarakat.

    Kepala BNN Komjen Suyudi Ario Seto menegaskan, persoalan narkotika tidak bisa dipandang semata sebagai kejahatan hukum.

    Sebaliknya, narkoba berkelindan dengan berbagai persoalan mendasar, mulai dari ketahanan keluarga, kesenjangan sosial, kondisi lingkungan, hingga terbatasnya akses pendidikan.

    Karena itu, Suyudi menyatakan BNN secara khusus mencanangkan program pemulihan Kampung Harapan Bersinar di Muara Bahari. Program ini menjadi simbol hadirnya negara secara nyata di wilayah yang selama ini dikenal rawan narkotika.

    Lebih lanjut, Suyudi menekankan BNN kini tampil dengan pendekatan baru. Melalui program ini, BNN berupaya mengubah kawasan yang sebelumnya rentan menjadi lingkungan yang berdaya, tangguh, dan bersinar, yakni bersih dari narkoba.

    Pendekatan Komprehensif dan Berkelanjutan

    Menurutnya, program pemulihan ini bukan kegiatan biasa atau sekadar formalitas. BNN menjalankan pendekatan komprehensif dan berkelanjutan melalui empat pilar utama yang saling terintegrasi.

    Empat pilar tersebut meliputi pemulihan individu melalui rehabilitasi bagi penyalahguna narkoba, pemulihan sosial dengan memperkuat peran keluarga serta tokoh masyarakat, pemulihan lingkungan agar menjadi ruang yang aman dan sehat, serta pemberdayaan ekonomi supaya warga memiliki penghasilan yang legal dan berkelanjutan.

    Selain itu, BNN juga mengukuhkan para relawan antinarkotika sebagai garda terdepan di Kampung Muara Bahari.

    Relawan yang terdiri dari tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, hingga unsur PKK ini diharapkan mampu menjaga wilayahnya dari kembalinya pengaruh gelap narkotika.

    Baca Juga :  TK Negeri Semper Penuh Canda Tawa, Puluhan Ayah Turun Rayakan Hari Ayah Nasional

    Sebanyak 25 relawan antinarkotika resmi dikukuhkan dalam kegiatan tersebut. Tak hanya itu, BNN turut menyalurkan bantuan sosial berupa pelatihan keterampilan hidup, dukungan penguatan ekonomi warga, serta buku edukasi terkait rehabilitasi narkoba.

    Di sisi lain, BNN juga membuka layanan kesehatan dan konseling gratis bagi masyarakat.

    Langkah ini menegaskan bahwa negara tidak hanya hadir untuk menindak pelaku kejahatan, tetapi juga untuk merangkul, memulihkan, dan menyembuhkan luka sosial akibat narkotika.

    Suyudi berharap, pencanangan Kampung Harapan Bersinar di Muara Bahari dapat menjadi contoh nasional.

    Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat sinergi dan bersatu melawan peredaran narkoba.

    “Dengan kebersamaan dan kolaborasi antara aparat serta masyarakat, kita bisa memenangkan perang melawan narkotika,” tegas Suyudi.

  • Terima Penghargaan Arkana Wiwarta PrajanugrahaPolri Tegaskan Komitmen terhadap Transparansi dan Akuntabilitas Publik

    Terima Penghargaan Arkana Wiwarta PrajanugrahaPolri Tegaskan Komitmen terhadap Transparansi dan Akuntabilitas Publik

     

    Jakarta — Penghargaan Monitoring dan Evaluasi Keterbukaan Informasi Publik (Monev KIP) Tahun 2025 yang diraih Polri menegaskan komitmen institusi tersebut dalam mewujudkan transparansi dan akuntabilitas pelayanan publik secara berkelanjutan.

    Penghargaan Arkana Wiwarta Prajanugraha diserahkan dalam kegiatan Anugerah Keterbukaan Informasi Badan Publik & Launching Indeks Keterbukaan Informasi Publik (IKIP) Tahun 2025 yang digelar pada Senin, 15 Desember 2025, pukul 13.30–16.30 WIB di Birawa Assembly Hall, Hotel Bidakara, Jakarta.

    Dalam acara tersebut, Polri hadir melalui delegasi yang dipimpin Wakapolri Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo, didampingi Kadivhumas Polri Irjen Pol. Dr. Sandi Nugroho, serta jajaran Divhumas Polri dan pengelola layanan informasi. Kehadiran unsur pimpinan dan pengampu fungsi kehumasan serta PPID ini menjadi indikator kuat bahwa keterbukaan informasi publik dijalankan Polri tidak sekadar sebagai pemenuhan kewajiban regulatif, tetapi sebagai bagian dari tata kelola organisasi yang akuntabel.

    Ketua Komisi Informasi Pusat RI Dr. Donny Yoesgiantoro menyampaikan bahwa Polri dinilai tidak hanya patuh terhadap regulasi keterbukaan informasi, tetapi juga mampu menghadirkan layanan informasi yang mudah diakses, responsif, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

    “Polri menunjukkan bahwa keterbukaan informasi bukan sekadar kewajiban administratif, tetapi telah menjadi bagian dari tata kelola organisasi yang akuntabel,” kata Dr. Donny.

    Capaian ini sekaligus menegaskan peran keterbukaan informasi sebagai instrumen penting dalam membangun kepercayaan publik terhadap institusi negara.

  • Penghargaan KIP 2025 Tegaskan Komitmen Polri terhadap Transparansi dan Akuntabilitas Publik

    Penghargaan KIP 2025 Tegaskan Komitmen Polri terhadap Transparansi dan Akuntabilitas Publik

     

    Jakarta — Penghargaan Monitoring dan Evaluasi Keterbukaan Informasi Publik (Monev KIP) Tahun 2025 yang diraih Polri menegaskan komitmen institusi tersebut dalam mewujudkan transparansi dan akuntabilitas pelayanan publik secara berkelanjutan.

    Penghargaan Arkana Wiwarta Prajanugraha diserahkan dalam kegiatan Anugerah Keterbukaan Informasi Badan Publik & Launching Indeks Keterbukaan Informasi Publik (IKIP) Tahun 2025 yang digelar pada Senin, 15 Desember 2025, pukul 13.30–16.30 WIB di Birawa Assembly Hall, Hotel Bidakara, Jakarta.

    Dalam acara tersebut, Polri hadir melalui delegasi yang dipimpin Wakapolri Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo, didampingi Kadivhumas Polri Irjen Pol. Dr. Sandi Nugroho, serta jajaran Divhumas Polri dan pengelola layanan informasi. Kehadiran unsur pimpinan dan pengampu fungsi kehumasan serta PPID ini menjadi indikator kuat bahwa keterbukaan informasi publik dijalankan Polri tidak sekadar sebagai pemenuhan kewajiban regulatif, tetapi sebagai bagian dari tata kelola organisasi yang akuntabel.

    Ketua Komisi Informasi Pusat RI Dr. Donny Yoesgiantoro menyampaikan bahwa Polri dinilai tidak hanya patuh terhadap regulasi keterbukaan informasi, tetapi juga mampu menghadirkan layanan informasi yang mudah diakses, responsif, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

    “Polri menunjukkan bahwa keterbukaan informasi bukan sekadar kewajiban administratif, tetapi telah menjadi bagian dari tata kelola organisasi yang akuntabel,” kata Dr. Donny.

    Capaian ini sekaligus menegaskan peran keterbukaan informasi sebagai instrumen penting dalam membangun kepercayaan publik terhadap institusi negara.

  • Kabid Humas PMJ: Pers Profesional Mitra Strategis Polri Tangkal Hoaks

    Kabid Humas PMJ: Pers Profesional Mitra Strategis Polri Tangkal Hoaks

    Jakarta — Kegiatan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) 2025 yang diselenggarakan Polda Metro Jaya bersama Forum Wartawan Polri (FWP) dengan menggandeng Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat dan PWI Jaya resmi ditutup pada Selasa (16/12/2025) di Gedung Balai Pertemuan Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan.

    UKW yang berlangsung selama dua hari, 15–16 Desember 2025, diikuti oleh 86 wartawan sebagai upaya meningkatkan profesionalisme, integritas, dan etika jurnalistik.

    Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto mengatakan UKW menjadi bagian penting dalam memperkuat sinergi antara Polri dan insan pers di tengah tantangan arus informasi yang semakin cepat dan kompleks.

    “Pers yang profesional, kompeten, dan berintegritas merupakan mitra strategis Polri dalam menyajikan informasi yang akurat, berimbang, serta berperan aktif menangkal hoaks dan disinformasi,” ujar Budi Hermanto. Ia menegaskan Polda Metro Jaya terbuka terhadap kritik yang objektif dan konstruktif sebagai bagian dari kontrol sosial dalam sistem demokrasi.

    Kabidhumas juga mengapresiasi peran PWI Pusat, Dewan Pers, PWI Jaya, Forum Wartawan Polri, dewan penguji, serta seluruh panitia yang telah menyukseskan UKW 2025. Ia berharap kompetensi yang diperoleh peserta tidak berhenti pada sertifikat, tetapi diterapkan dalam karya jurnalistik yang mencerahkan dan membangun kepercayaan publik.

    Sementara itu, Ketua Umum PWI Pusat Akhmad Munir mengapresiasi dukungan Polda Metro Jaya dalam penyelenggaraan UKW 2025. Menurutnya, kegiatan ini penting untuk menjaga integritas, profesionalisme, dan etika wartawan di tengah dinamika pemberitaan yang semakin kompleks.

    “Uji kompetensi ini menjadi bagian penting bagi wartawan untuk menjaga integritas, meningkatkan profesionalisme, serta memperkuat marwah dan martabat pers Indonesia,” kata Munir. Ia berharap kolaborasi antara insan pers dan Polri dapat terus terjalin demi menciptakan ruang informasi yang sehat serta mendukung Jakarta yang aman, tertib, dan kondusif.

  • Buka UKW 2025 Kapolda Metro Jaya  Ingatkan Wartawan Tangkal Hoaks

    Buka UKW 2025 Kapolda Metro Jaya  Ingatkan Wartawan Tangkal Hoaks

    Jakarta — Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Asep Edi Suheri membuka kegiatan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) 2025 yang digelar Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) dengan dukungan Polda Metro Jaya di Balai Pertemuan Polda Metro Jaya (BPMJ), Senin (15/12/2025).

    Dalam sambutannya, Irjen Asep Edi menekankan pentingnya profesionalisme dan integritas wartawan di tengah derasnya arus informasi. Menurutnya, informasi saat ini dapat menyebar sangat cepat, baik yang benar maupun yang tidak benar.

    Ia menyebut pers yang kredibel menjadi benteng penting dalam menangkal hoaks dan disinformasi yang berpotensi menimbulkan keresahan hingga mengganggu stabilitas keamanan masyarakat.

    Irjen Asep Edi menegaskan, menjaga kondusivitas Jakarta dari informasi palsu bukan hanya tugas Polri, tetapi juga tanggung jawab bersama. Ia menyebut insan pers sebagai mitra strategis kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban melalui pemberitaan yang akurat dan berimbang.

    Pelaksanaan UKW 2025 dinilai sebagai langkah strategis untuk memastikan wartawan memiliki kompetensi yang profesional dan beretika. Kapolda berharap UKW ini melahirkan wartawan yang kompeten, berintegritas, dan mampu menjadi penyaring informasi yang benar di tengah derasnya arus media sosial.

  • Tangkal Hoax, Polda Metro Jaya Bersama FWP Gelar UKW untuk Jaga Jakarta

    Kapolda Metro Jaya Buka UKW 2025, Ingatkan Wartawan Tangkal Hoaks

    Jakarta — Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Asep Edi Suheri membuka kegiatan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) 2025 yang digelar Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) dengan dukungan Polda Metro Jaya di Balai Pertemuan Polda Metro Jaya (BPMJ), Senin (15/12/2025).

    Dalam sambutannya, Irjen Asep Edi menekankan pentingnya profesionalisme dan integritas wartawan di tengah derasnya arus informasi. Menurutnya, informasi saat ini dapat menyebar sangat cepat, baik yang benar maupun yang tidak benar.

    Ia menyebut pers yang kredibel menjadi benteng penting dalam menangkal hoaks dan disinformasi yang berpotensi menimbulkan keresahan hingga mengganggu stabilitas keamanan masyarakat.

    Irjen Asep Edi menegaskan, menjaga kondusivitas Jakarta dari informasi palsu bukan hanya tugas Polri, tetapi juga tanggung jawab bersama. Ia menyebut insan pers sebagai mitra strategis kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban melalui pemberitaan yang akurat dan berimbang.

    Pelaksanaan UKW 2025 dinilai sebagai langkah strategis untuk memastikan wartawan memiliki kompetensi yang profesional dan beretika. Kapolda berharap UKW ini melahirkan wartawan yang kompeten, berintegritas, dan mampu menjadi penyaring informasi yang benar di tengah derasnya arus media sosial.

  • Peringati 25 tahun, Pamor Persada kirim bantuan 10 truk ke Sumatera

    Peringati 25 tahun, Pamor Persada kirim bantuan 10 truk ke Sumatera

    Jakarta Timur – Paguyuban Pamor Persada memperingati hari jadinya yang ke-25 melalui kegiatan bertajuk “25th Pamor Persada: Rapatkan Barisan, Lanjutkan Pengabdian untuk Indonesia Maju dan Sejahtera” yang digelar di Shelter Lapangan Tembak VIP Djamsuri Brigade Parako 1 Pasgat, Jakarta Timur, Minggu (14/12/2025).

    Ketua Panitia Bantuan Sosial Kolonel Pasukan Helmi Ardiyanto Nange mengatakan, peringatan 25 tahun Pamor Persada menjadi momentum untuk memperkuat kebersamaan sekaligus meningkatkan kepedulian sosial kepada masyarakat.

    “Peringatan ini tidak hanya bersifat seremonial, tetapi kami isi dengan kegiatan bakti sosial sebagai wujud nyata pengabdian Pamor Persada kepada masyarakat,” kata Helmi.

    Sambutan berikutnya disampaikan Ketua Paguyuban Sanika Satyawada Kombes Pol Budi Hermanto. Ia menegaskan bahwa Pamor Persada merupakan wadah pemersatu lintas paguyuban yang harus terus menjaga soliditas, loyalitas, dan nilai kebangsaan.

    “Kekuatan Pamor Persada ada pada kebersamaan. Dengan persatuan yang kuat, pengabdian kepada bangsa dan negara akan terus berlanjut,” ujar Budi.

    Sementara itu, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), lulusan Akademi Militer 2000 yang kini menjabat Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, mengapresiasi konsistensi Pamor Persada selama 25 tahun dalam merawat persaudaraan dan semangat pengabdian.

    “Semangat rapatkan barisan dan melanjutkan pengabdian seperti yang dilakukan Pamor Persada sangat penting dalam menjaga persatuan serta mendukung Indonesia yang maju dan sejahtera,” kata AHY.

    Acara tersebut turut dihadiri Ketua Paguyuban Parikesit Brigadir Jenderal Rio Neswan, Ketua Paguyuban Moro Prabu Laksamana Pertama Dedi Komarudin, serta Ketua Paguyuban Imperium Kolonel Elektronika Rani Partono.

    Peringatan 25 tahun Pamor Persada menjadi momentum refleksi dan penguatan komitmen seluruh anggota untuk terus merapatkan barisan serta melanjutkan pengabdian nyata bagi bangsa dan negara.

  • Amankan Aksi Unjuk Rasa, Polda Metro Jaya Terjunkan 6.403 Personel Gabungan

    Amankan Aksi Unjuk Rasa, Polda Metro Jaya Terjunkan 6.403 Personel Gabungan

    Amankan Aksi Unjuk Rasa, Polda Metro Jaya Terjunkan 6.403 Personel Gabungan

     

    Amankan Aksi Unjuk Rasa, Polda Metro Jaya Terjunkan 6.403 Personel Gabungan
    .(Dok Humas Polri)

    Polda Metro Jaya mengerahkan total 6.403 personel gabungan untuk mengamankan dan melayani rangkaian kegiatan unjuk rasa yang berlangsung di sejumlah titik Ibu Kota pada Rabu (10/12). Personel gabungan ini berasal dari Polda Metro Jaya, Polres jajaran, Mabes Polri, serta unsur TNI.

    Temukan lebih banyak

     

    Kabidhumas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto, menegaskan bahwa pengamanan difokuskan pada tindakan pre-emtif dan preventif dengan mengedepankan pendekatan humanis. Ia juga menginstruksikan seluruh personel agar tidak membawa maupun menggunakan senjata api.

    “Seluruh personel kami arahkan untuk mengutamakan pendekatan humanis, persuasif, dan profesional. Kami ingin memastikan ruang berekspresi publik tetap terjaga, namun tetap mengedepankan aspek keamanan dan pelayanan kepada masyarakat,” ujar Budi Hermanto.

    Diperkirakan sekitar 2.500 peserta aksi mengikuti kegiatan yang tersebar di beberapa lokasi utama, antara lain Kompleks DPR/MPR RI, Kawasan Monas, Balai Kota DKI, Gedung ATR/BPN, dan Kedutaan Besar RRT

    Dalam rangka mengantisipasi kepadatan lalu lintas, Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya juga menempatkan personel di titik rawan. Petugas disiagakan untuk melakukan pengaturan lalu lintas, rekayasa arus (bila diperlukan), serta memberikan informasi kondisi jalan kepada masyarakat.

    Budi mengimbau masyarakat yang tidak berkepentingan agar menghindari kawasan konsentrasi massa untuk mengurangi potensi kemacetan.

    “Kami mengimbau masyarakat yang melintas di sekitar kawasan aksi untuk menyesuaikan rute perjalanan. Petugas telah disiagakan untuk memberikan bantuan dan informasi arus lalu lintas secara situasional,” jelasnya.

    Polda Metro Jaya juga mengingatkan masyarakat untuk memanfaatkan layanan darurat 110 apabila membutuhkan bantuan atau melihat potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

  • Kabid Humas Polda Metro Jaya Tekankan Pentingnya Integritas di Momentum Hari Antikorupsi Sedunia

    Kabid Humas Polda Metro Jaya Tekankan Pentingnya Integritas di Momentum Hari Antikorupsi Sedunia

    Kabid Humas Polda Metro Jaya Tekankan Pentingnya Integritas di Momentum Hari Antikorupsi Sedunia

    Setiap tanggal 9 Desember, dunia memperingati Hari Antikorupsi Sedunia—sebuah momentum global untuk kembali menegaskan komitmen bersama dalam menciptakan lingkungan yang bersih, transparan, dan bebas dari praktik korupsi. Tahun 2025 ini, semangat itu kembali disuarakan oleh Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto, S.I.K., M.Si., melalui pesan sederhana namun sarat makna:

    “Berani jujur itu hebat. Mari mulai dari diri sendiri untuk masa depan yang bersih.”

    Korupsi bukan hanya persoalan hukum, tetapi juga persoalan moral dan budaya. Ia dimulai dari hal-hal kecil—ketidakjujuran, penyalahgunaan wewenang, dan tindakan mengabaikan integritas. Karena itu, perubahan besar selalu lahir dari langkah kecil yang dimulai oleh setiap individu.

    Membangun Integritas dari Diri Sendiri

    Integritas merupakan pondasi dari masyarakat yang maju. Berani berkata jujur meski tidak mudah, menolak gratifikasi, menggunakan jabatan secara bertanggung jawab, dan bersikap transparan dalam setiap tindakan adalah bentuk nyata dari nilai antikorupsi.

    Setiap orang memiliki peran. Mulai dari lingkungan keluarga, sekolah, tempat kerja, hingga birokrasi pemerintahan—semua dapat menjadi agen perubahan.

    Peran Polri dalam Mendorong Budaya Antikorupsi
    Sebagai garda terdepan penegakan hukum, Polri terus memperkuat komitmen menghadirkan institusi yang bersih, profesional, dan dipercaya masyarakat. Melalui berbagai program, pengawasan internal, serta penegakan hukum yang tegas dan transparan, upaya pemberantasan korupsi dilakukan dengan konsisten.

    Polda Metro Jaya khususnya, terus mendorong jajaran serta masyarakat untuk memegang teguh nilai kejujuran dan menjadikan momentum ini sebagai dorongan untuk menjaga integritas di setiap lini kehidupan.

    Hari Antikorupsi bukan hanya seremonial, tetapi pengingat bahwa Indonesia membutuhkan generasi-generasi yang berani jujur, tidak tergoda oleh jalan pintas, dan mau menjaga amanah.

    Langkah kecil kita hari ini adalah pondasi bagi masa depan bangsa yang lebih bersih, maju, dan bermartabat.

    Selamat Hari Antikorupsi Sedunia 2025!

    Mari wujudkan Indonesia yang bebas dari korupsi, dimulai dari kita sendiri.